Investasi saat ini sedang menjadi trend di kalangan masyarakat Indonesia. Banyak sekali jenis investasi yang sudah bisa kamu dapatkan informasinya baik melalui online ataupun offline. Biasanya, orang yang berinvestasi pasti memiliki gaji yang besar. Padahal, hal itu tidaklah benar. Bagi kamu yang memiliki gaji pas-pasan pun masih bisa berinvestasi.

Meski gaji pas-pasan, kamu bisa mengubah nasib dengan mengantongi keuntungan besar melalui investasi seperti yang dilakukan oleh Warren Buffet. Namun, sebelum memutuskan untuk berinvestasi, kamu harus mempelajari dan mengetahui jenis-jenis investasi yang cocok denganmu. Selain agar tidak terkesan tergesa-gesa, dengan mempelajari dan mencari tahu terlebih dahulu malah bisa membuatmu mendapatkan keuntungan maksimal.

Maka dari itu, di dalam artikel ini akan dijelaskan beberapa jenis investasi yang cocok bagi kamu meski memiliki gaji pas-pasan. Berikut daftarnya.

Emas

Emas
Salah satu jenis investasi untuk yang begaji -pas-pasan yaitu emas. Photo by Pixabay

Jenis investasi pertama yang perlu kamu tahu ialah emas. Emas bisa dikatakan menjadi pilihan favorit bagi semua orang. Pasalnya, investasi ini memiliki risiko yang minim dan memberikan keuntungan yang besar.

Untuk memulainya, kamu bisa melakukannya dengan cukup mudah. Kamu cukup membeli beberapa gram saja yang bisa disesuaikan dengan budget yang dimiliki. Selain itu, kamu tidak perlu khawatir, pasalnya harga emas akan selalu naik setiap tahunnya dan tidak akan terpengaruh inflasi. Jadi, investasi ini sangan cocok dicoba unutk jangka menengah atau panjang.

Saat ini, investasi emas pun sangat dipermudah bagi kamu yang memiliki gaji UMR. Kamu bisa membeli emas yang ditawarkan pegadaian karena harganya yang sangat terjangkau. Kamu bisa membeli emas mulai dari 0,01 gram. Jadi, jika harga emas per gram Rp 650 ribu, maka kamu cukup mengeluarkan uang RP 6500 untuk memiliki emas 0,01 gram.

Reksadana

Reksadana
Reksadana jadi pilihan untuk memulai investasi bagi kamu yang bergaji pas-pasan. Photo by @austindistel

Insturmen investasi lainnya yang perlu kamu ketahui ialah reksadana. Reksadana menjadi pilihan favorit untuk banyak orang khususnya milenial. Terdapat 4 jenis reksadana, yaitu reksadana saham, pasar uang, campuran dan pendapatan tetap. Masing-masing reksadana menawarkan return dan risiko yang berbeda.

Yang menarik dari instrumen reksadana adalah, kamu gak perlu pusing-pusing mikirin pergerakan harga saham. Karena, dana yang kamu miliki akan dikelola manajer investasi yang memang sudah ahli di bidangnya. Selain mudah, kamu juga cukup menyiapkan budget sekitar Rp 100 ribu untuk memulai investasi reksadana. Jadi, buat kamu yang gajinya UMR, tetap bisa kan memilih instrumen reksadana?

Saham

Saham
Salah satu jenis investasi yang menguntungkan yaitu saham. Photo by Pexels

Investasi saham bisa dikatakan salah satu instrumen saham yang dapat memberikan untung besar secara langsung. Namun, investasi saham memiliki risiko yang besar. Karena itu, untuk terjun ke investasi satu ini kamu perlu benar-benar mengetahui dan memahami betul bagaimana cara bermainnya biar gak rugi karena bangkrut.

Tapi, buat yang pengin nyemplung bermain investasi saham, kamu bisa memilih investasi di saham BUMN atau saham-saham blue chip. Kenapa? Karena saham-saham ini pergerakannya lebih stabil dan likuid, sehingga risikonya pun lebih kecil.

Minat masyarakat yang cukup besar untuk terjun ke investasi saham membuat banyak sekali sekuritas yang menawarkan investasi dengan jumlah kecil, yaitu mulai dari Rp 500 ribu.

Peer to peer lending

Peer to peer lending
Peer to peer lending jadi salah satu investasi yang cocok untuk orang bergaji pas-pasan. Photo by Pixabay

Peer to peer lending atau P2P Lending merupakan salah satu jenis investasi yang mana kamu sebagai investor memberikan pinjaman sejumlah dana ke pihak yang membutuhkan untuk modal usaha.

Investasi ini bisa dimulai dengan modal mulai Rp 100 ribu dan kamu bisa memperoleh keuntungan besar. Selain itu, cara bermainnya juga mudah. Kamu hanya perlu memberikan pinjaman dan menunggu hingga danamu dikembalikan serta bunga yang dijanjikan oleh si peminjam dana. Itulah mengapa investasi ini cocok untuk para pemula dan ingin investasi jangka pendek.

Return yang ditawarkan pun beragam, ada yang berani memberikan 30 persen per tahun, tapi ada yang hanya berani memberikan belasan persen. Jadi, semakin besar imbal hasilnya, maka semakin besar pula risiko yang akan kamu tanggung.

Itulah beberapa jenis investasi yang cocok untuk kamu yang bergaji pas-pasan. Sebenarnya, investasi apapun bisa kamu pilih asalkan sudah mengetahui segala risiko dan keuntungan yang akan kamu dapatkan. Jadi mau mulai kapan berinvestasi?