MelangkahYuk – Akhir-akhir ini sedang ramai berita tentang gunung meletus di Indonesia. Dimulai dari Gunung Tangkuban Perahu yang meletus sekitar seminggu yang lalu, dan Gunung Kerinci yang meletus beberapa hari yang lalu. Sebenarnya berita gunung meletus di Negeri kita ini sudah tidak asing, karena mengingat Indonesia adalah negara yang mempunyai gunung api dalam jumlah banyak. Bagi yang penasaran, kenapa gunung bisa meletus, MelangkahYuk akan jelasin nih 5 penyebab gunung meletus.

Tekanan dari dalam dapur magma

Setiap gunung api memiliki dapur magmanya masing-masing, tekanan yang di timbulkan dari dapur magma yang bergerak menuju permukaan bumi menjadi penyebab meletusnya gunung. Apabila tekanan dari dalam cukup tinggi, akan menyebabkan peningkatan gempa vulkanik. Hal itu disebabkan karena muncul rekahan atau patahan pada dinding dapur magma. Semakin tinggi aktivitas dapur magma maka semakin cepat gunung tersebut akan meletus.

Pergerakan tektonik lempeng bumi

Pergerakan lempeng bumi bisa menjadi penyebab gunung meletus. Karena pergerakan lempeng yang saling berdesakan akan memicu aktivitas vulkanik sebuah gunung menjadi lebih aktif. Lempeng bumi merupakan bagian dari kerak bumi yang terus bergerak dan wilayah pegunungan merupakan zona bertemunya lempeng-lempeng tersebut yang dapat menimbulkan desakan sehingga mengakibatkan aktivitas dapur magma meningkat.

Penggembungan bentuk permukaan gunung (Deformasi gunung api)

Penggembungan ini disebabkan oleh tekanan yang di jelaskan pada poin pertama. Sebenenarnya deformasi sebuah gunung ada dua jenis, yaitu Inflasi dan deflasi. Inflasi adalah aktivitas penggembungan permukaan tubuh gunung api akibat aktivitas magma. Sedangkan deflasi merupakan pengempisan permukaan tubuh gunung api karena aktivitas magma bergerak kembali ke bawah atau ke perut bumi. Adapun alat pengukur deformasi sebuah gunung dinamakan dengan Tiltmeter.

Itulah 3 penyebab letusan gunung api. Semoga Indonesia akan selalu aman dan bisa mengatasi letusan gunung yang memang bisa memberi dampak negatif dan positif bagi seluruh rakyat Indonesia. Semoga bermanfaat, terima kasih.